Betun, KontasMalaka.com– Dinas Pendidikan dan Kabupaten (Dikbud) Kabupaten Malaka terus berupaya agar pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bisa mencapai target PAUD Holistik Integratif (HI). Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH mensupor agar pengelolaannya mencapai PAUD HI.

Bupati Simon dalam sambutannya saat membuka sosialisasi pengembangan anak usia dini HI di Hotel Cinta Damai Betun, Senin (25/9/23) mengatakan pemerintah terus mensuport pengelolaan PAUD di Kabupaten Malaka agar bisa menjadi PAUD HI dan ada PAUD yang terakreditasi A.

Sehubungan dengan itu, Bupati Simon mengingatkan agar semua pihak terlibat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa mulai dari jenjang PAUD dan jenjang lain sebagaimana yang diamanatkan UUD 1945. “Saya mau Malaka ini punya sumber daya manusia yang cerdas. Karena itu, pendidikan sebagai hal utama. Saya sampaikan ini karena sesuai pengalaman. Pengalaman membuat saya seperti sekarang. Pendidikan mampu mengubah, termasuk saya dengan latar belakang kehidupan keluarga,” kata Bupati Simon. Menurutnya, PAUD ibarat benih yang bertumbuh subur dan perlu diberikan semacam vitaman seperti sosialisasi pengetahuan dan keterampilan. Anak harus dibuat cerdas karena sudah didukung teknologi dan fasilitas lain yang memadai.

Pada kesempatan yang sama Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, Maria Oktavia Tena dalam laporannya mengatakan belum dicapainya PAUD HI, karena pengelolaan PAUD belum maksimal.

Dikatakan, sosialisasi saat ini sebagai upaya untuk memberikan atau menyalurkan informasi yang menyeluruh dalam rangka pengelolaannya yang maksimal untuk mencapai target PAUD HI. Untuk mencapai PAUD HI, perlu diselenggarakan pendidikan yang mencakup kesehatan, pengasuhan, gizi, perlindungan dan kesejahteraan. Selain itu, dibutuhkan keterlibatan pihak lain seperti Bunda PAUD yang menampilkan figur seorang ibu sebagai tokoh sentral dan strategis dalam layanan pendidikan anak.

Terkait hal ini, kata Maria Oktavia menjelaskan tujuan sosialisasi pengembangan anak usia dini holistik integratif di antaranya terselenggaranya layanan pendidikan yang menciptakan generasi anak yang sehat, cerdas, ceria dan beraklak mulia. Selain itu, terciptanya kerja sama dan komitmen semua pihak yang terlibat dalam menuju generasi anak bangsa yang cerdas, maju dan mandiri. (pyn)