Betun, KontasMalaka.com– Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH sudah menyatakan sikap tegas di hadapan Herman Herry alias HH untuk maju dalan tarung Pilkada 2024. PDI-Perjuangan siap mendukung Bupati Simon untuk bertarung di periode kedua memimpin Malaka

HH demikian akrab dikenal dalam tatap muka dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka dan stakeholder di aula Kantor Bupati Malaka, Sabtu (16/9/23) mengatakan cukup signifikan hasil pembangunan di Kabupaten Malaka setelah tiga tahun Bupati Simon memimpin Malaka.

Itulah sebabnya, HH menanyakan kesediaan Bupati Simon dalam pertarungan politik Pilkada 2024. Menurut HH, Bupati Simon sudah menyatakan sikap tegas dan maju dalam pertarungan politik untuk memimpin Malaka kedua kalinya.

Sebagai kader, kata HH partai tentu mendukung karena kemajuan pembangunan Kabupaten Malaka di masa kepemimpinan Bupati Simon. “Iya, saya dengar juga mulai bangun kantor bupati. Ini baik,” kata HH yang menyatakan sikap partai mendukung Bupati Simon karena terus membangun dan tidak terlibat kasus hukum.

Pemangku adat Malaka, Herman Lan Nekin dalam sesi tanya jawab menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah di bawah kepemimpinan Bupati Simon, karena sudah memberi ruang dan penghargaan terhadap para pemangku adat.

Herman yang memangku jabatan Nai Loro Dirma menghendaki agar insentif pemangku adat dinaikkan jumlahnya. Dan semua ini, diserahkan kepada pemerintah saat ini. Para pemangku adat terus mendukung Bupati Simon dalam pembangunan dan kepentingan ke depan, karena dinilai peduli dengan para tokoh adat dan pelestarian budaya.

Dalam setiap kesempatan, Bupati Simon mengemukakan niat untuk maju periode kedua, karena masih banyak program yang harus ditingkatkan untuk menjawab harapan masyarakat Kabupaten Malaka.

Diakui, masih ada yang menyebarluaskan isu miring dan kritik. Akan tetapi, dirinya tidak peduli. Karena diskusi hanya menghasilkan argumen. Sementara kerja punya hasil dan bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, Bupati Simon sering menyampaikan akronim dari kata Malaka. “Malaka itu, mari lakukan kebaikan dan kebenaran. Bae sonde bae, tanah Malaka lebe bae. Kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang kapan lagi,” demikian Bupati Simon melontarkan pernyataan-pernyataan itu dalam setiap sambutannya. (pyn)