Betun, KontasMalaka.com, Badan Pusat Statistik (BPS) dan seluruh instansi menyiap data yang baik untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Tanpa data, pemerintah tidak bisa bekerja. Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH mengapresiasi kinerja BPS Belu terkait penyediaan data statistik selama ini.

Apresiasi itu disampaikan Bupati Simon saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Ramayana Betun, Rabu (21/2/24).

Bupati Simon mengatakan Pemerintah Kabupaten Malaka cukup membangun baik struktur maupun infrastruktur. Namun, masih minim data. Sehingga, para peserta perlu memberi perhatian yang fokus dan aktif berdiskusi. Dengan demikian, ada kendala atau pun masalah bisa diberi solusi untuk menyiapkan data sesuai kebutuhan. “Diskusi harus memberi solusi,” ujarnya.

Pemerintah mengapresiasi Kantor BPS Belu karena terus berupaya menyiapkan data statistik guna mendukung pembangunan. Namun, penyediaan data perlu ditingkatkan. “Kalau ada penduduk miskin, perlu didata dengan baik. Perlu ada observasi dan survei untuk data yang lebih baik dan akurat,” demikian Bupati Simon mencontohkan.

Ditegaskan, jangan menggunakan data tahun 2021 untuk perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan. Sehingga, penyiapan data dan evaluasinya dilakukan dengan cepat dan tepat serta dapat dipertanggungjawabkan. “Karena lebih sulit, kalau membangun tanpa data,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Belu, Ramly Kurniawan Tirto Kusumo, S.P, MAP dalam sambutannya mengatakan pembangunan senantiasa berbasis data. Data itu penting dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan.

Itulah sebabnya FGD dengan tema evaluasi penyusunan Kabupaten Malaka dalam angka 2024 dilakukan untuk menyatukan persepsi dalam menyiapkan data yang akurat, sehubungan dengan alasan bahwa data itu tidak sebatas angka, tetapi juga kualitatif. “Dan hari ini, finalisasi data untuk dipublis pada 28 Februari mendatang,” kata Ramly Kurniawan. (pyn)