Besikama, KontasMalaka.com– Semua komponen menaruh perhatian terhadap penanganan stunting di Kabupaten Malaka. Tim Penggerak PKK Desa Loofoun Kecamatan Malaka Barat menerapkan prosedur tepat dalam pemberian makanan tambahan (PMT) dalam rangka penanganan stunting.

Ketua TP PKK Desa Loofoun, Marselina Klau, S.Ip kepada wartawan, Rabu (28/6/23) mengatakan PMT yang diberikan kepada anak dan balita di Desa Loofoun Kecamatan Malaka Barat yang teridentifikasi stunting tidak seperti biasa yang dilakukan pihak lain selama ini.

“PMT kepada anak-anak di Desa Loofoun dilakukan sesuai prosedur dan standar kesehatan. Kita libatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Besikama untuk melatih kader posyandu supaya melaksanakan PMT secara benar,” kata Marselina dalam kegiatan PMT yang dihadiri pula Penjabat Kades Loofoun, Gabriel Possenti Kehi Lau.

Sehubungan dengan itu, pihaknya menghadirkan Kepala Puskesmas Besikama, Rosina Seuk Bria, A.Md. Keb dan dua tenaga gizi masing-masing Ermelinda Fransina Hauteas S.Gz dan Henrieta Irene Nahak, A.Md Gz agar melatih para kader posyandu untuk melaksanakan tahapan-tahapan kegiatan PMT.

Misalnya, kata Marselina para kader posyandu dilatih untuk mengatur menu makanan yang tepat saat PMT kepada anak-anak, melakukan penimbangan sebelum dan sesudah PMT. Selain itu, kader posyandu yang sudah dibekali dengan pengetahuan medis bisa menularkan kepada orang tua anak yang teridentifikasi stunting.

“Jadi, kita tidak sekedar melakukan PMT. Tapi, harus ada prosedur dan standarnya, sehingga dapat dipertanggungjawabkan dari aspek gizi dan kesehatan umumnya,” tandas Marselina usai kegiatan PMT pada hari pertama (Rabu, 28/6/23) di Kantor Kepala Desa Loofoun. (pyn)